Sebentar lagi BBM akan naik. Untuk kesekian kalinya dalam pemerintahan yang terhormat Pak Susilo Bambang Yudhoyono dan Pak Jusuf Kalla menaikkan harga BBM. Issue yang berkembang di masyarakat, kenaikan harga dari Rp. 4.500/ltr menjadi Rp. 6.000/ltr didasarkan akan mulai dikuranginya subsidi BBM oleh pemerintah mengingatharga minyak dunia yang semakin melambung. beberapa waktu yang lalu pada saat konversi dari minyak tanah menjadi gas, juga hampir menggunakan alasan yang sama. Selalu rakyat yang harus menjadi korban.
Sebenarnya ada apa dengan negeri Indonesia tercinta ini ? korupsi merajalela, kemiskinan dimana-mana, busung lapar, bencana alam, semua terjadi dalam kurun waktu yang bersamaan. Kemana para pemimpin bangsa ini ? kenapa semua diam seribu bahasa ? kenapa tidak ada aksi yang membela rakyat kecil ? kenapa mereka lupa akan janji-janji mereka saat kampanye.
Saya kadang berfikir, apakah kedepannya saya akan mampu untuk menyekolahkan anak-anak saya kelak ? dengan melambungnya harga kebutuhan pokok, harga masuk sekolah dan sulitnya mencari lahan pekerjaan yang lebih baik, terasa membuat saya menjadi pesimis. Dengan sebagai karyawan seperti saat ini, saya tidak mengalami banyak kesulitan untuk membiayai keluarga saya tapi entah bagaimana nanti jika semua harga terus melambung. Akankah negara Indonesia yang tercinta ini akan porak poranda akibat revolusi ? apakah para pejabat yang terhormat akan sadar dan berpikir ulang bahwa rutinitas korupsi mereka hanya akan menjadikan cucu-cucu mereka, darah-darah mereka menjadi orang yang bodoh tak berpendidikan ? Mudah-mudahan mereka semua dapat berfikir ulang untuk segera melepaskan aktifitas senada dengan Al-Amin Nasution. Sehingga ini akan menjadikan bangsa ini lebih terhormat dan bermartabat.
“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaummelainkan kaum tersebut yang harus mengubahnya”
Posted by waktuluang 
Posted by waktuluang 

